Rabu, 08 Agustus 2012

Seleksi Dengan Lasso Tools


Tutorial Photoshop ini akan membahas tentang pembuatan seleksi menggunakan lasso. Tool seleksi ini sebenarnya sudah umum diketahui. Namun karena dari beberapa pertanyaan yang sudah saya terima, saya merasa ada beberapa teman para pembaca blog Belajar Tutorial Photoshop ini yang masih awal dalam menggunakan Photoshop, maka saya akan mencoba menuliskan beberapa tutorial Photoshop dari dasar. Hal ini agar para pembaca yang belum lama mengenal Photoshop bisa mengikuti langkah-langkah pada tutorial yang saya tulis dengan lebih mudah.

Seleksi itu sendiri menurut saya adalah memilih sebuah area pada gambar. Area seleksi bisa di edit tanpa mempengaruhi area lain diluar seleksi. Untuk bahan bacaan lebih lanjut tentang tujuan pembuatan seleksi, bisa dibaca pada Seperti Membuat Kliping.
Lasso tool adalah sebuah perangkat seleksi yang sudah disediakan oleh Photoshop. Lasso tool berada pada toolbox Photoshop.
tutorial photoshop seleksi 1
Tool seleksi ini dibagi menjadi 3 buah, yaitu:
  1. Lasso
    Tool ini digunakan untuk membuat seleksi dengan cara menekan dan tahan tombol mouse, sambil digerakkan mengikuti bentuk gambar yang akan diseleksi. Cocok digunakan untuk membuat seleksi dengan cepat namun tidak memerlukan bentuk yang akurat.
    tutorial photoshop seleksi 2
  2. Polygonal Lasso
    Tool ini digunakan untuk membuat seleksi dalam bentuk garis-garis lurus. Hanya cocok digunakan untuk menyeleksi bidang / bentuk yang lurus. Caranya dengan melakukan klik pada satu titik, kemudian klik lagi pada titik di daerah yang lain.
    tutorial photoshop seleksi 3
  3. Magnetic Lasso
    Tool ini hampir mirip dengan lasso. Tool ini bisa mengetahui perbatasan gambar dengan cara melihat tingkat perbedaan kontras warna gambar. Secara lebih lanjut tentang tool ini bisa dibaca pada Menggunakan Magnetic Lasso Tools, pada tutorial tersebut saya tuliskan cara melakukan pengaturan Magnetic Lasso.
    tutorial photoshop seleksi 4
Seleksi menggunakan ketiga tool tersebut diatas haruslah membentuk sebuah bangun, maksudnya tidak hanya berupa sebuah garis. Misalnya kita akan menyeleksi wajah orang, maka tool seleksi tersebut harus melingkari wajah tersebut.
Jika seleksi yang kita buat dengan lasso tersebut sampai pada titik awal pembuatan seleksi, maka seleksi akan membentuk sebuah bangun. Apabila tidak menemukan titik awal pembuatan seleksi, maka sebagai gantinya bisa dengan melakukan klik dua kali.
Semoga tutorial singkat tentang seleksi dengan lasso ini bisa membantu untuk belajar Photoshop. Pada tutorial berikutnya akan saya bahas tentang Quick Selection tool, sebuah tool seleksi baru pada Photoshop CS3.

Guru Pembimbing : Pak Panuluh
Penulis    : Dimas Setiadi

membuat gambar stempel


Tutorial Photoshop kali ini akan saya isi dengan cara membuat gambar stempel. Hari Jum’at kemarin saya membayar listrik di Kantor PLN Beran, Sleman. Berhubung sudah hampir tutup maka kemarin saya cuma mendapatkan bukti pembayaran sementara berupa printout kalau saya sudah membayar disertai stempel lunas. Habis itu terus ingat kalau dulu pernah ingin memposting tutorial membuat gambar stempel ini.
Gambar stempel ini bukan dalam arti kita membuat desain gambar untuk dipesankan pada jasa pembuat stempel, namun cuma sebuah gambar yang bentuknya seperti sebuah hasil cap stempel.

Cara membuat gambar stempel dengan Photoshop

Langkah 1
Buatlah sebuah file baru dengan Photoshop. Ukuran file ini terserah Anda, yang penting mode warnanya RGB dan pada bagian Content diisi white. Jadi file yang akan dibuat ini nantinya mempunyai background berwarna putih.
Langkah 2
Buatlah sebuah layer baru. Caranya dengan mengeklik icon Create a New Layer padapalet layer.
gambar: tutorial stempel 01.jpg
Langkah 3
Dengan aktif pada layer baru ini, pilih Rectangular Marque tool. Kemudian buatlah sebuah gambar kotak yang ukurannya terserah dengan keinginan Anda (kotak ini akan digunakan sebagai bingkai luar dari stempel).
gambar: tutorial stempel 02.jpg
Langkah 4
Pilih warna background yang Anda inginkan dengan cara mengeklik icon Foreground Color pada sebelah bawah toolbox Photoshop. Pada contoh dibawah ini saya memilih warna merah.
gambar: tutorial stempel 03.jpg
Langkah 5
Isikan bidang seleksi (langkah ke-3) dengan warna merah ini. Caranya dengan menekan tombol Alt + Backspace atau dengan menggunakan menu Edit > Fill.
gambar: tutorial stempel 04.jpg
Langkah 6
Pilih menu Select > Transform Selection. Atau dengan aktif pada tools seleksi kemudian diklik kanan hingga muncul pilihan Transform Selection.
gambar: tutorial stempel 05.jpg
Ubahlah ukuran seleksi ini agar menjadi lebih kecil sedikit daripada semula. Pada option bar terdapat pengaturan W dan H yang dapat diisi misalnya seperti pada gambar ilustrasi dibawah ini. Pada W saya isi dengan 95%, sedangkan H dengan 90%. Ukuran ini tidak mutlak, bisa diatur sesuka kita.
gambar: tutorial stempel 06.jpg
Jangan lupa tekan Enter jika sudah (bisa satu / dua kali penekanan Enter), sampai kotak tranformasi seleksi tadi hilang.
Langkah 7
Tekan tombol Delete pada keyboard untuk menghapus area yang ada pada dalam seleksi. Hasilnya akan seperti gambar ilustrasi tutorial dibawah ini.
gambar: tutorial stempel 07.jpg
Setelah ini, hilangkan seleksi dengan memilih menu Select > Deselect.
Langkah 8
Buatlah sebuah tulisan dengan menggunakan Type tools, ketiklah kata-kata yang ingin dicantumkan dalam stempel ini. Jenis huruf disesuaikan dengan keinginan Anda sendiri.
gambar: tutorial stempel 08.jpg
Langkah 9
Atur ukuran dan letak tulisan agar sesuai dengan gambar kotak yang sudah kita buat tadi. Caranya dengan menggunakan Edit > Free Transform. Tulisan tidak akan berkurang kualitasnya jika diubah-ubah ukurannya, karena ini masih berupa obyek vektor.
gambar: tutorial stempel 09.jpg
Langkah 10
Pada palet layer akan didapati ada beberapa layer, yaitu background yang putih; kotak merah; dan tulisan.
gambar: tutorial stempel 10.jpg
Semua layer ini sekarang digabung dengan memilih menu Layer > Flatten Image.
Langkah 11
Sekarang buka sebuah gambar lain. Gambar ini bisa gambar apa saja yang Anda punyai. Masukkanlah gambar stempel tadi pada gambar ini dengan menggunakan Move tools.
gambar: tutorial stempel 11.jpg
Langkah 12
Ubahlah blending layer pada layer tulisan (layer 1) dengan Darker Color. Selain Darker Color bisa juga dicoba dengan Color Burn, jika warna stempel lebih gelap daripada contoh yang saya berikan ini.
gambar: tutorial stempel 12.jpg
Langkah 13
Sekarang pilih layer background.
gambar: tutorial stempel 13.jpg
Buatlah warnanya menjadi hitam putih dengan memilih menu Image > Adjustment > Desaturate.
Kemudian atur lagi warnanya dengan menu Image > Adjustment > Levels. Atur warnanya agar ada bagian dari stempel yang nampak terpotong / tidak kelihatan. Ini agar stempel tersebut nampak seperti tidak penuh terkena tinta.
gambar: tutorial stempel 14.jpg
Langkah 14
Ubahlah posisi stempel ini agar agar miring seperti halnya kalau kita mengecap sesuatu dengan stempel pasti agak miring posisinya. Caranya dengan memilih menu Edit > Free Transform.
gambar: tutorial stempel 15.jpg
Langkah 15
Pilih menu Layer > Flatten Image untuk menyatukan semua layer.
Langkah 16
Pilih Magic Wand tools, seleksilah bagian warna merah dari tulisan stempel ini. PastikanContigous pada option bar dalam kondisi tidak aktif saat menyeleksi.
gambar: tutorial stempel 16.jpg
Setelah diseleksi, pilih menu Edit > Copy.
Langkah 17
Kemudian buat file baru, atau buka file lain yang akan diberi stempel. Setelah ini pilih menuEdit > Paste. Stempelnya sudah jadi.
gambar: tutorial stempel 17.jpg
Akan lebih enak lagi kalau gambar stempel ini dijadikan brush saja agar lebih praktis penggunaannya. Pada postingan selanjutnya saya buatkan brush gambar stempel ini yang siap diunduh.

guru pembimbing : Pak Panuluh
Penulis    : Dimas Setiadi

Penggunaan Blur Tool


Seperti yang sudah saya sebutkan pada tutorial sebelumnya, kali ini saya akan menulis sedikit tentang penggunaan blur tool. Blur tools adalah sebuah tool pada Photoshop yang bisa digunakan untuk membuat sebuah gambar menjadi nampak kabur dan tidak jelas. Efek blur ini diterapkan pada gambar dengan membuat sebuah sapuan seperti halnya saat kita menggunakan brush tool.
Oleh karena penggunaannya yang diterapkan dengan cara disapukan, maka kita bisa menerapkan efek kabur ini hanya pada sebagian area saja pada gambar. Sehingga jika daerah yang akan dibuat kabur hanya sedikit saja areanya dan tidak memerlukan keakuratan tempatnya, maka blur tool adalah sebuah pilihan yang pas daripada harus menggunakan filter blur.

Cara penggunaan blur tool pada Photoshop

Cara penggunaan tool ini cukup mudah, cukup dipilih dari tool box Photoshop. Blur tool ini letaknya menjadi satu dengan Sharpen dan Smudge tools.
tutorial photoshop blur tool 1
Jika ingin melakukan pengaturan lebih lanjut, bisa dipilih dari option bar. Misalnya ukuran diameter dan bentuk sapuan brush. Pada option bar ini terdapat pula ukuran Strength, yang digunakan untuk menentukan seberapa kuat sapuan blur tool ini.
tutorial photoshop blur tool 2
Sebagai contohnya, berikut ini ada sebuah gambar yang saya crop dari sebuah wallpaper. Gambar yang berikut ini adalah gambar aslinya,
tutorial photoshop blur tool 3
kemudian yang kedua adalah gambar yang saya sapukan blur tool pada bagian papan luncurnya.
tutorial photoshop blur tool 4
Bagi yang belum pernah menggunakan blur tool ini, silahkan dicoba. Blur tool ini juga bisa digunakan untuk memperhalus tepian seleksi yang sudah pernah saya bahas dulu padaMemperhalus tepian seleksi.

guru pembimbing : Pak panuluh
Penulis                 : Dimas Setiadi